oleh

TPA Belangnangka Diduga Belum Ada Ijin

Radarnews Gayo Lues – Keberadaan tempat pembuangan akhir (TPA) di Daerah Belangnangka Kecamatan Blangjerango Kabupaten Gayo Lues diduga tidak memiliki izin serta berpotensi mengakibatkan dampak pencemaran bagi lingkungan.

Menurut informasi yang dihimpun dari masyarakat, tempat pembuangan akhir (TPA) yang merupakan milik pemerintah yang di kelola oleh Dinas Lingkungan Hidup Galus lokasinya berada tidak jauh dari bibir kanal/anak sungai yang mengalir menuju sungai Desa Akul.

Lokasi beradanya TPA yang dekat sekali dengan kanal/anak sungai ini dikkawatirkan menyebabkan bakteri yang dihasilkan dari pembuangan sampah limbah rumah tangga ataupun lainnya dapat mengakibatkan dan mempengaruhi kebersihan air kanal/sungai.

Selain itu, jika benar perusahaan tidak memiliki izin pendirian tempat pembuangan akhir (TPA) tentu hal ini sangat bertentangan dan tidak mematuhi peraturan perundangan-undangan yang berlaku yakni UU RI Nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah Bab V perizinan pasal 17 ayat 1 yang isinya bahwa setiap orang yang melakukan kegiatan usaha pengelolaan sampah wajib memiliki izin dari kepala daerah sesuai dengan kewenangannya,lalu pada ayat 2,izin sebagaimana dimaksud pada ayat 1 diberikan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah,kemudian pada ayat 3 ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara memperoleh izin sebagaimana dimaksud pada ayat 1 diatur dengan peraturan daerah sesuai dengan kewenangannya.

H.Irwansyah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Galus saat dikonfirmasi di ruangan kerjanya , (06/11/) menuturkan ,kalau masalah perizinan pendirian TPA itu bukan memang belum ada karna kita punya anggaran untuk masalah pengurusan ijin,lagipula apakah keberadaan TPA tersebut dapat menimbulkan dampak pencemaran bagi lingkungan kita belum mengetahui sebelum melakukan pengecekan dan pemeriksaan ke lapangan.

“untuk saat kita laga mengurus ijin nya ,dan kita berharap kedepan kita bisa membenahi TPA tersebut seperti pembuatan IPAL ”tutupnya (Edy)

News Feed