oleh

TMMD Tampeng di Mata “Empun Mayak”

GAYO LUES RADAR NEWS- Ketika satuan pelaksana tugas (Satgas) Kodim 0113/ Gayo Lues dibawah pimpinan Letkol Inf Muhammad Faisal Nasution S.IP Melaksanakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 dimulai sejak tanggal 10 juli 2018 di Desa Tampeng Kecamatan Kutapanjang Kabupaten Gayo Lues, bermacam kegiatan sudah dilakukan oleh TNI itu, baik kegiatan fisik ataupun non fisik, kesemuanya bertujuan untuk kepentingan masyarakat desa Tampeng dan sekitarnya.

Tugas mulia ini sebagai salah satu langkah nyata mewujudkan serbuan teritorial, sehingga TNI dapat menjadi prajurit sejati, profesional, selalu mencintai dan dicintai oleh Rakyat, hal itu juga tidak terlepas untuk pembangunan Indonesia yang lebih makmur dan sejahtera.

Setelah empat pekan berlalu, banyak hal mereka lakukan, seperti membangun mental masyarakat, Infrastruktur,
meningkatkan dan memantapkan kesadaran bermasyarakat, berbangsa,
bernegara, serta disiplin nasional.

TMMD ke- 102 Kabupaten Gayo Lues ini yang dipusatkan di Desa Tampeng melahirkan sejarah baru bagi masyarakat setempat. Setiap tetesan keringat para perajurit membawa harapan bagi warga tampeng dan sekitarnya.

Dari sekian banyak kegiatan yang sudah diwujudkan satgas, seperti pembangunan sarana umum yaitu jalan, salah satu hal terpenting bagi masyarakat meskipun sarana transportasi tersebut hanya berjarak sepanjang 4 kilo meter lebih kurang, namun jalan ini merupakan salah satu harapan bagi para petani untuk menuju masa depan.

Proses pembangunan jembatan di kawasan lokasi TMMD, oleh TNI dan Masyarakat

Dengan dibagunnya jalan tersebut, Masyarakat Tampeng sangat merasa bersyukur khususnya yang berpropesi sebagai petani, pasalnya di sepanjang jalan karya satgas TMMD ditumbuhi tanaman andalan masyarakat yaitu Sere wangi yang kini pemasaranya sudah menembus pasar dunia. Tanaman perkebunan jenis sere wangilah yang selama ini menopang ekonomi msayarakat tani di wilayah itu,

Bukan hanya sere wangi, namun jalan yang dibuka oleh TNI merupakan akses trasportasi bagi pejuang pangan yaitu petani padi, yang menggarap lahanya di kawasan belang lintah.

Bagi masyarakat setempat, salah satunya yaitu Aman limpah juga merupakan Imam Desa tampeng, masyarakat setempat juga memaggil beliau dengan sebutan “Empun Mayak”. Dirinya sangat bersyukur karena TNI Sudah membangun jalan usaha tani ke kebun warga.

Imam Kampun Tampeng (Empun Mayak) nomor 2 dari kiri didampingi Camat Kutapanjang, Suardi SE

“Bagi kami masyarakat tampeng sangat besar manfaatnya jalan yang dibangun TNI itu” kata Empun Mayak kepada RADAR NEWS, Rabu 08/08/18.

Menurut sejarah yang diceritakan Empun Mayak , dulunya sebelum sarana ini dibangun, masyarakat tampeng harus berjalan kaki ke lahan pertanian sejauh beberapa kilo meter, namun kini beban itu sudah diringankan karena program TMMD.

Dikatakan Empun Mayak, sebulum ada jalan menuju lahan pertanian yang berlokasi di belang lintah, akibat memikul hasil pertanian (padi) salah satu petani ada yang meninggal dunia karena kelelahan mengangkut hasil Panenya.

“Dulu ada warga yang meninggal karena kelelahan mengangkut hasil pertanian dari blang lintah, karena jalan untuk kendaraan ketika itu belum ada” dia menceritakan.

Menurut Empun Mayak, kini semua sudah berubah, beban dan penderitaan Rakyat sudah teratasi. “Sekarang kami sudah bisa menaiki kendaraan ke lahan kami, hanya butuh beberapa menit saja sudah sampai ke kebun dan sawah ” kata Empun mayak.

Satu hal lagi yang membuat Empun Mayak sangat merasa beruntung, bahwa kebunya persis dipersimpangan jalan karya Satgas TMMD. “Kebun saya persis disimpang jalan itu” paparnya seraya tersenyum.

Bukan hanya Imam Desa Tampeng, Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru yang bisa juga di sebut “Empun Mayak” sangat mengapresiasi program TMMD ini.

“Kita sangat bersyukur, baik masyarakat dan pemerintah Daerah atas apa yang TNI lakukan melalui program TMMD” kata Empun Mayak yang satu ini.

Dikatakanya lagi, bahwa TMMD ke-102 yang diselenggarakan di Desa tampeng kecamatan Kutapanjang sudah meringankan Beban pemkab Gayo Lues ” Kalau hal ini dikontrakan cukup bayak biaya yang habis, untung TNI mau melaksanakan program TMMD di wilayah kita” ucapnya. (Syukri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed