oleh

Terkait Dugaan Ijazah Palsu Oknum Perangkat Gampung Loot, Ini Penjelasan yang Bersangkutan

ACEH TIMUR RADRNEWS– Kendati sempat viral dikalang beberapa media online terkait dengan pemberitaan Praduga Penggunaan Ijazah palsu terhadap Oknum aparatur pemerintahan desa loot di salah satu desa di Kecamatan serbajadi Kabupaten Aceh Timur , maka dalam hal perifikasi sejauh ini setelah dilakuka auterfensi media pada (3 mai 2020) ini di lapangan dengan pihak terkait yang di tuding dalam pemberitan tersebut berinisial (MD 34 thn ).

Ia menuturkan bahwa pada tahun 2019 yang lalu tepat nya di bulan 12 pada tanggal 28 telah memberikan rangkayan keputusa surat pengunduran diri nya kepada kepala desa setempat untuk tidak lagi menduduki jabatan yang diembankan terhadap yang bersangkutan, semenjak dikeluarkan nya surat edaran dari kecamatan serbajadi kepada seluruh geucik pada (28 pebruari 2020 ) dengan nomor agenda surat (148/87) serta peraturan Bupati Aceh Timur nomor 9 tahun 2016 yang tercantum dalam pasal 2 ayat (2) maka semenjak di terbitkan nya peraturan tersebut mengambil langkah inisiatif untuk mengundurkan diri dari jabatan nya serta tidak lagi menerima gaji insentif atau amprahan anggaran APBK gaji di tahun 2020 tersebut pungkas madil singkat.

Maka dalam hal tersebut kami perlu meralat (merevisi) ulang terkait insiden pemberitaan tersebut guna menghadirkan informasi yang berimbang serta elegan dikalangan para pembaca RADAR NEWS nanti nya .

Maka pada tanggal ( 30/5/2020) masyarakat bersama dengan aparatur pemerintahan gampong loot sesuai dengan (berita acara rapat tersebut) melakukan musyawarah guna mencari sebuah solusi titik temu mengenai calon pengganti pemangku jabatan tersebut.

Yang nanti nya mampu meneruskan jabatan yang lama dikarenakan sejauh ini blum ada pengganti nya bersangkutan yang telah mengundurkan diri,

yang memenuhi setandar persyaratan pendidikan minimal SMA atau sederajat, agar roda pemerintahan dapat kembali bergulir dengan lancar.

Liputan : SAPRIJAL

News Feed