oleh

Rehabilitasi Bangunan RKB SD N. Belukur Diduga Mengunakan Kayu Bekas

SUBULUSSALAM RADARNEWS– Sekolah dasar negeri desa belukur yang sedang direhabilitasi hamir rampung dikerjakan, bagunan sebanyak 6 (enam) ruang kelas belajar ( RKB ) beserta perabot nya dengan No. Kontrak 14/ SPMK, Swakelola / DAK / Disdikbud, SS / VIII / 2019 terhitung tanggal SPMK 05 Agustus 2019 jumlah anggaran biayanya sebesar Rp. 640,800,000,000,00,- ( enam ratus empat puluh juta delapan ratus ribu rupiah. Masa pelaksanaan 120 hari kelender dikerjakan dengan cara kelola, dan sumber dana dari dana Alukasi Khusus ( DAK ) tahun 2019 pada kamis ( 31/10/2019 )

Berdasarkan laporan dari sejumlah masyarakat desa belukur, diduga bahan yang dipakai untuk rehap bagunan tersebut mengunakan kayu bekas yang tidak layak di gunakan lagi.

Ketika Awak media hendak mengonfirmasi tetang kebenaranya kepada kepala sekolah bersangkutan atas nama PUTRI SAKTI SPd, dia tidak ada di tempat, kerena sedang cuti melahirkan.

Kendati demikian, Menurut penjelasan Tukang bagunan RKB tersebut inisial AL (47 tahun), “Menurut yang saya lihat dari bangunan Rehab yang enam RKB ini seluruh beroti yang namanya sebagai landasan seng diatas itu semuanya Sisa Beroti yang tidak layak pakai jadi itulah yang disuruh kepala sekolah kami olah untuk disambung – sambung lalu dipasang diatas” katanya.

AL membenarkan dan andai kata memang tidak benar bahwa beroti yang dipasang diatas itu nanti saya berani mempertanggung jawapkan apa yang Saya ucapkan ke Wartawan AL.

Al juga berharap kalau ini merupakan sebuah kesalahan, kasus ini jangan sampai sekedar diketahui aja. “Jika memang masalah ini bertentangan dengan aturan, Kami harapkan penegak hukum peroseslah secara hukum, karna menurut kami dana bangunan dari manapun sumbrnya yang jelas ini adalah uang Rakyat jadi jangan main – main dengan uang rakkyat ( uang Negara ) untuk memperkaya diri. ” Ungkap AL (Nawi Ginting).

News Feed