oleh

Narasumber Terkait Berita Fee Proyek Tidak Diakui Sebagai Anggota LAI Gayo Lues

Ali Hasan Ketua LAI Gayo Lues

GAYO LUES RADARNEWS- Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Indonesia Kabupaten Gayo Lues (DPC LAI Gayo Lues), Ali Hasan menyatakan, Firman tidak terdaftar di struktur lembaga DPC kabupaten Gayo Lues. Hal ini disampaikannya saat memberikan klarifikasi menyoal pernyataan Firman di salah satu media terkait fee proyek membawa nama Lembaga LAI.

Pada hal beberapa waktu lalu Firman tersebut telah memgeluarkan pendapat tentang pemberitaan Fee Proyek di Gayo Lues mencapai 10 hingga 20 persen yang sempat diterbitkan disalah satu media Online di Gayo Lues, ketika itu dia menyebut bahwa dirinya salah satu anggota LAI.

“Kami tidak mengetahui apakah yang bersangkutan (Firman) terdaftar di DPD Provinsi Aceh atau DPP Jakarta . Yang jelas, di struktur DPC kabupaten Gayo Lues dibawah pimpinan saya, dia tidak terdaftar, dan itu bisa dicek juga ke Kesbangpol kabupaten Gayo Lues, namanya tidak tercantum distruktur LAI,” terangnya, Selasa (10/09/2019).

Ali Hasan melanjutkan, sebelum berita tersebut ditayangkan di media, Firman juga tidak pernah berkomunikasi atau konsultasi apa pun dengan DPC LAI. Hal tersebut dilakukannya secara sepihak tanpa pemberitahuan apa pun sebelumnya.

“Saya gak tahu, dan tidak pernah diberitahu, setelah berita itu tayang baru saya tahu. Jadi saya pun kaget,” ujarnya.

Ali Hasan menegaskan, untuk menjaga nama baik lembaganya, hari ini dirinya akan membuat surat pernyataan dari DPC LAI kabupaten Gayo Lues terkait posisi Firman, agar tidak terjadi hal hal yang tidak inginkan.

“Tembusannya, ke DPD provinsi Aceh, DPP Jakarta dan pertinggal, sebagai ketua tentu sudah kewajiban saya untuk menjaga nama baik LSM LAI yang memiliki visi menjaga Pemerintahan yang sah,” tandasnya.

Sementara Bupati Gayo Lues melalui Kepala Bagian Humas, Drs. Bunyamin menanggapi pernyataan tersebut mengatakan, bahwa Firman pun sudah pernah memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak pernah diwawancarai wartawan yang bersangkutan.

“Firman sudah pernah meluruskan melalui WhatsApp kepada Bupati, katanya dia bukan diwawancarai oleh wartawan yang bersangkutan, tapi wartawan lain, isinya beritanya pun bukan masalah fee proyek tapi soal kualitas proyek yang dikerjakan kontraktor,” katanya. (REL/RED)

 

News Feed