oleh

Memanfaatkan Pekarangan Sebagai Sumber Pangan

GAYO LUES RADAR NEWS-Pemanfaatan Lahan pekarangan merupakan salah satu upaya untuk mengoptimalkan lahan tersebut sebagai sumber pangan keluarga. Hal ini dilakukan dengan cara membudidayakan berbagai jenis tanaman sesuai kebutuhan.

Aneka jenis komoditi pertanian bisa dibudidayakan di areal pekarangan petani, khususnya bagi ibuk-ibuk rumah tangga, seperti umbi, sayuran, buah serta budidaya ternak dan ikan sebagai tambahan untuk ketersediaan pangan.

Seperti halnya yang dilakukan oleh kelompok Wanita Tani Maju, di Desa Rema Kecamatan Kutapanjang Kabupaten Gayo Lues, Selasa (17/04/18).

Para anggota kelompok Wanita tani ini sedang bergotong royong untuk membuat kebun bibit yang nantinya bibit tersebut akan ditanam di pekarangan mereka masing-masing.

Sesuai Keterangan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat Simaleni menjelaskan, jumlaha anggota Kelompok wanita Tani yang dia bina berjumlah 30 orang, mereka akan memanfaatkan lahan pekarangan melalui konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Yang menjadi lokasi budidaya nantinya adalah kawasan perumahan/warga yang saling berdekatan. Dengan demikian akan terbentuk suatu kawasan yang kaya akan sumber pangan diproduksi sendiri dari hasil optimalisasi pekarangan.

konsep KRPL ini diarahkan juga untuk pemberdayaan kemampuan wanita membudayakan pola konsumsi pangan Beragam.

Ibu Trisna, salah satu anggota kelompok Wanita Tani Maju ini mengatakan,  program KRPL yang dibantu pemerintah melalui Dinas Pangan dan Prikanan Kabupaten Gayo Lues, sangat membantu mereka untuk memanfaatkan pekarangan.

“Alhamdulillah melalui Program ini kami para ibu-ibu sudah terbantu, sehingga nantinya lahan kosong di pekarangan kami bisa dimanfaatkan” kata Dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Gayo Lues Sukri  Sp,MM. juga berharap kepada Kelompok Wanita tani yang sedang memanfaatkan lahan pekaranganya, agar nanti bisa menjadi pilot projek bagi kelompok wanita tani yang lain di Kabupaten Gayo Lues.

“Kelompok wanita tani ini kita harapkan bisa menjadi contoh bagi Desa dan  penyangga untuk memaksimalkan potensi yang ada di desa masing-masing serta meningkatkan jiwa gotong royong bagi para ibuk-ibuk rumah tangga” Harap Sukri Sp MM.(Syukri).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed