oleh

Kemensos RI Bentuk SLRT Dan 2 Puskesos Di Gayo Lues

GAYO LUES RADAR NEWS-Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi angka kemiskinan di tengah masyarakat, Kemensos RI membentuk SLRT (Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu) dan Puskesos (Pusat Kesejahteraan Sosial) di Kabupaten Gayo Lues.

Kemensos RI membentuk SLRT dan Puskesos di Kabupaten Gayo Lues sekaligus melaksanakan bimtek (bimbingan teknis) kepada fasilitator SLRT dan petugas Puskesos selama dua hari pada tanggal 19-20 September 2018 bertempat di Ofroom Setdakab Gayo Lues.

Pada pembukaan bimtek bagi fasilitator SLRT dan petugas Puskesos langsung dihadiri Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani, Perwakilan Direktorat Kemensos RI, Kepala Seksi Pekerja Sosial Kemensos RI, Kadis Sosial Gayo Lues Sukri. SP, 4 orang Narasumber dari Kemensos RI, Perwakilan Dinas Pendidikan, Perwakilan Dinas Kesehatan, Perwakilan Dinas Dukcapil, Perwakilan Bappeda, dan Perwakilan BPM.

Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani mengatakan Pemkab Gayo Lues sangat welcome dan mengucapkan terimakasih pada pihak Kemensos yang sudah hadir di Gayo Lues, “kami jajaran Pemkab Gayo Lues sangat menyambut baik program yang dibawa Kemensos RI bagi kesejahteraan masyarakat Gayo Lues yang kurang mampu, dan SLRT sangat membantu dalam penanganan masyarakat miskin” katanya.

Wakil Bupati Gayo Lues berharap kepada seluruh peserta bimtek untuk bersungguh-sungguh dalam mengikuti bimtek, “karna nantinya para peserta bimtek ini yang akan menjadi ujung tombak ditengah masyarakat dalam membantu mendata apa yang dibutuhkan masyarakat kurang mampu” harapnya.

“Dengan pendataan sistem online ini sangat membantu pemerintah mengetahui apakah bantuan sudah tepat sasaran, katakanlah yang miskin kalau dia miskin” tutup Said Sani.

Perwakilan Direktorat Kemensos RI mengatakan pengembangan SLRT sebagai program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan telah dilaksanakan di 70 Kabupaten/Kota atas dukungan Kemensos RI sejak tahun 2016, sebanyak 7 Kabupaten/Kota sudah mengembangkan SLRT dengan dibiayai APBD baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Untuk saat ini, SLRT dan Puskesos yang dibentuk Kemensos RI di Kabupaten Gayo Lues masih mencakup 3 Kecamatan saja, yaitu Kecamatan Blangkejeren, Kecamatan Kuta panjang dan Kecamatan Dabun Gelang. Sedangkan Puskesos hanya terdapat di dua desa, yaitu desa Kampung Jawa Kecamatan Blangkejeren dan desa Kong Kecamatan Blangpegayon.

“Dan untuk tahun pertama ini SLRT dan Puskesos Gayo Lues masih dibiayai melalui APBN dari Kemensos RI, dan untuk selanjutnya diusahakan pembiayaan SLRT dan Puskesos Gayo Lues akan dibebankan dengan Anggaran APBD Gayo Lues” jelas Perwakilan Direktorat Kemensos RI.

Sementara itu Kadis Sosial Gayo Lues Syukri, SP mengatakan walau waktu penyelenggaraan bimtek dan pembentukan SLRT dan Puskesos Gayo Lues agak mepet, beliau yakin para peserta bimtek sudah mulai memahami tujuan dan maksud dari bimtek SLRT dan Puskesos.

Kadis Sosial Gayo Lues berharap para fasilitator SLRT dapat mengawasi bantuan dari Dinsos kepada masyarakat agar bantuan tepat sasaran bagi yang membutuhkan, “tunjukkan prestasi kinerja SLRT ini, agar mendapatkan tempat khusus di hati pemerintah” harapnya.

“Bersungguh-sungguhlah dalam bekerja sosial ini, dan mari bersama dengan tulus dan ikhlas kita membantu masyarakat kurang mampu dalam kehidupannya” pinta Sukri.

Adapun para peserta bimtek sejumlah 60 orang, diantaranya 1 orang manajer, 3 orang supervisor, 5 orang dari perwakilan SKPD (Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Dukcapil, Bappeda dan BPM), 5 orang pengelola SLRT (2 front office dan 3 orang back office), 6 orang pengelola Puskesos (3 orang per desa dari dua desa), dan sebanyak 50 orang fasilitator SLRT.

Setiap fasilitator SLRT sebanyak 50 orang masing-masing dibekali dengan sebuah Tab merek Lenovo untuk mendata setiap keluhan dan kebutuhan masyarakat miskin, sementara setiap Puskesos dibekali dengan sebuah Komputer dalam mendata laporan atau keluhan masyarakat. (Didi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed