oleh

Kampung Jawa Distribusikan BLT dari Dana Desa

Camat Blangkejeren Ena Malikussaleh serahkan BLT secara simbolis kepada warga kampung Jawa

Liputan : Syukri 

GAYO LUES RADARNEWS– Menjalang perayaan Hari Raya Aidul Fitri, Pengulu kampung Jawa, Kecamatan Blangkejeren mendistribusikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warganya, bersumber dari Dana Desa (DD) di Kantor pengulu tersebut, Jum’at (22/5).

Besaran BLT yang dibagikan Rp 600 ribu per Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penerima sebanyak 111 (seratus sebelas ) KK. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Camat Blangkejeren Ena Malikussaleh didampingi Danramil 04/Blangkejeren.

Sesuai bajet keuangan yang tersedia, BLT dibagikan kepada warga kampung jawa itu sebesar 30 persen dari total keseluruhan dana desa, mengacu pada surat edaran Kemterian Desa (Kemendes).

Pembagian berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan, diserahkan kepada warga yang terdampak wabah Covid-19, baik yang terdampak langsung atau tidak langsung, sebab selama pandemi wabah ini melanda sangat berdampak terhadap barbagi asfek kehidupan masyarakat.

Disampaikan Pj Pengulu Kampung Jawa Bir Ali, dalam menentukan Penerima BLT, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya serta penyeleksian terlebih dahulu agar tepat sasaran dan tidak ada tumpang tindih.

“Jika dalam upaya yang sudah kami lakukan masih jauh dari kesempurnaan, dengan segala keterbatasan kami, kiranya dapat dimaklumi”, sebut Pengulu Kampung Jawa Bir Ali.

Pj Pengulu Kampung Jawa Bir Ali serahkan BLT kepada Warganya

Selanjutnya, Camat Blangkejeren Ena Malikussaleh mengafresiasi segala upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintahan Kampung jawa, sebab katanya menyeleksi penerima BLT bukanlah pekara mudah, apalagi anturan menyakut bantuan ini sering berubah.

“Dalam mendata penerima BLT, prosesnya sangat panjang. Perangkat dan pengulu sangat sulit menentukan dan menetapkan siapa saja penerimanya, apa lagi dalam satu bulan ini saja aturan penetapan data BLT selalu berubah”, kata Ena.

Disebutkan Ena, memang penyaluran BLT tersebut agak sedikit terlambat disebabkan teknis peyeleksian dan pendataan penerima yang ada kaitannya dengan surat edaran Kemendes.

“Seharusnya bulan April lalu BLT sudah disalurkan, namun terkendala dengan regulasi surat edaran Kemendes”, ujar Camat Ena.

Dia berharap, kepada penerima bantuan bisa memanfaatkanya sebaik mungkin dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jika penerima ada yang tumpang tindih supaya dapat segere melapor kepada perangkat desa.

Selain itu, lantaran wabah Covid-19 belum juga berakhir, Camat juga menghimbau kapada warga kampung jawa sekiranya selalu memenuhi protokoler kesehatan.

Menurutnya, sejauh ini grapik peyebaran corona di Indonesia tetap meningkat, jadi untuk itu kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap penularan wabah ini.

 

 

 

 

News Feed