oleh

Jangan Sampai Isi MoU Helsinki Menjadi Dongeng Sebelum Tidur

Zakaria /Jek Gayo. Mantan Kombatan GAM

GAYO LUES RADARNEWS OPINI- Di momen Istimewa ini, ” Pelantikan DPRA” saya ingin berpesan kepada Bapak dan Ibu yang baru dilantik sebagai Wakil Rakyat, juga kepada Bapak Gubernur/ Wakil Gubernur Aceh.

Sudah 14 Tahun (empat belas tahun) Pemerintah Aceh berjalan dan sudah tiga kali pemilihan Legislatif dilakukan, kepercayaan Masyarakat Aceh belum sepenuhnya hilang terhadap Partai Lokal yang ada, tentu ini sebuah bukti bahwa Masyarakat Aceh masih yakin kepada perwakilannya yang ia munculkan dari Partai Lokal untuk memperjuangkan butir butir MoU yg masih banyak belum terealisasi, mungkin ini menjadi kesempatan terakir bagi masarakat Aceh untuk meraih impiannya itu.

Kewajiban untuk menyukseskan ini tentu bukan hanya menjadi kewajiban Partai Lokal saja, tapi ini juga menjadi kewajiban Para Anggota Dewan dari Partai Nasional yang ada di Aceh.

Hendaknya isi MoU ini jangan hanya dijadikan barang dagangan di saat -saat tertentu untuk kepentingan Politik atau meraih kekuasaan, tapi juga harus diperjuangkan agar bisa terealisasi sepenuhnya.

Jika dalam priode ini juga tidak dapat terlaksana secara keseluruhan, dikawatirkan isi MoU ini akan menjadi cerita malam yang disematkan para orang Tua pada Anaknya menjelang tidur, disampig itu juga ia akan menceritakan betapa sulitnya mencapai kesepakatan tersebut, ada Istri menjadi Janda, Anak menjadi yatim, jika hal ini terjadi maka akan berdampak negativ terhadap perdamaian yang sudah kita capai selama ini.

Karna itu saya mewakili Kombatan GAM Gayo Lues berharap kepada Wali Nanggroe, Gubernur dan Wakil Gubernur, DPRA agar segera merealisasikan Butir-butir MoU antara Pemerintah RI dan Masyarakat Aceh.

Karna jika tidak, perjuangan Rakyat Aceh ini akan dianggap bernilai sama oleh Rakyat Indonesia dengan perjuangan PKI, sehingga semua keturunan GAM dan simpatisannya akan di Blackist oleh pemerintah Indonesia, dan bagi mereka tidak ada tempat di Negri mereka sendiri untuk berpartisipasi.

Oleh karna itu, agar persoalan ini segera diselesaikan sesegera mungkin.

 

Gayo Lues

30 September 2019

ZAKARIA/ JACK GAYO

News Feed