oleh

Jalan Uning Gelung-Tukik Menanti Maut

Kondisi jalan Uning Gelung-Tukik

GAYO LUES RADAR NEWS-Walau sudah dilakukan  pengerasan sejak tahun 2010 silam, namun hingga saat ini Jalan Uning Gelung Tukik Kecamatan Dabung Gelang Kabupaten Gayo Lues tak kunjung diaspal. Jalan sepanjang 5 km itu adalah urat nadi perekonomian masyarakat Uning Gelung, Tukik serta masyarakat Kecamatan Dabun Gelang Lainnya. pasalnua di sepanjang jalan inilah lokasi kebun dan sawah serta areal ternak warga.

Kondisinya saat ini sangat memperihatinkan, karena di beberapa bagian jalan terdapat parit menganga yang sedang menunggu maut, bahkan tiga jembatan yang menghubungkan dua lokasi ini semuanya runtuh dan tak bisa dillaliui oleh penggun jalan, sehingga bagi warga yang akan melintas harus berjuang menerobos sungai kecil yang dipenuhi bebatuan besar yang penuh resiko. Bagi warga yang tak biasa melewati rintangan seperti ini terpaksa mengurungkan niat untuk melintas.

Aman Sinem (70 tahun ) salah satu warga dilokasi itu mengatakan bahwa jalan ini sudah sering diukur berulang kali, tapi hingga kini tidak ada realisainya.

Selain Laki-laki paruh baya itu, Warga lain yang sempat menyampaikan keluhanya yaitu, Benny (34 tahun) merpakan petani sere wangi di lokasi tetsebut juga menuturkan, bahwa bila hari hujan dirinya tidak berani melintas, karena jalan yang dulu sudah pengerasan semuanya sudah berubah menjadi tanah kuning yang licin dipenuhi lubang.

Kondisi terparah yang dijumpai di lapangan adalah jembatan pertama dari uning gelung, selain jembatan putus kondisi jalan yang menanjak dan tikungan yang sangat parah, sehingga setiap kendaraan yang melintas melewati lebarnya parit menganga di tengah jalan siap menelan korban.

“Kami sering naik sepeda motor turun dari kendaraan  namun mesinnya tetap hidup dan kami mendorong dengan gas perlahan karena buruknya medan yang harus dilalui”
ujar aman bandi yang ditemui di kebunnya.

Masyarakat di seputaran dua desa itu berharap kepada pemda Gayo Lues untuk segera memperbaiki dan membenahi ruas jalan tersebut. “bila nanti sudah diaspal kami tidak lagi was was dan tak lagi kesulitan membawa hasil pertanian kami” demikian pungkas seorang petani lagi yang ditemui di lokasi itu. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed