oleh

Hujan Tak Kunjung Datang, Petani Enggan Bercocok Tanam

GAYO LUES RADAR NEWS-Musim kemarau telah memasuki bulan kedua di wilayah Kabupaten Gayo Lues, dampaknya mulai dirasakan warga setempat, terutama para petani, pasalnya pasokan air sudah semakin sulit didapatkan, sehingga sejumlah petani enggan bercocok tanam lantaran takut mengalami gagal panen.

Hal tersebut dikeluhkan oleh beberpa petani di Kabupaten Gayo Lues, salah satunya aman Jeleha(40) dari Desa Rema Baru kecamatan Kutapanjang, petani jagung ini mengaku sudah satu bulan menunggu hujan agar bisa bercocok tanama.

Meskipun lahan sudah siap diolah namun dia terpaksa menunda jadwal tanama karena dikhawatirkan jagungnya gagal untuk dipanen.

“Sudah sebulan ini beberapa petani disini sudah menyiapkan lahan untuk tanaman jagung, namun sampai saat ini hujan tak kunjung turun sehingga kami terpaksa menunda jadwal tanam” katanya, Jum’at (31/08/18).

Hal senada diungkapkan Eman (35) yang mata pencahariannya hanya bertani, Dia berharap musim kemarau ini dapat cepat berlalu, karena bercocok tanam merupakan satu-satunya mata pencaharian yang menutupi kebutuhan hidup keluarga.

“Kita hanya berharap kemarau ini cepat berlalu dan diteruskan musim hujan. Kalau kita tidak bercocok tanam, kita tidak mendapatkan uang untuk menutupi kebutuhan keluarga sehari-hari,” tuturnya. (Syukri).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed