oleh

Harapan Baru Untuk Pemimpin Baru

GAYO LUES RADARNEWS-Acara Pelantikan Kepala Desa (Kades) baru dan serah terima jabatan dari Plt pada kepala desa terpilih sebelumnya telah dahulu dilakukan di beberapa Kecamatan di Kabupaten Gayo Lues yang baru menyelesaikan hajatan Demokrasi atau Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), tidak terkecuali di kecamatan Terangun tepatnya pada tanggal 4 November 2020 telah dilakukan pelantikan dan ikrar sumpah jabatan 23 Kades terpilih di Kecamatan Terangun tepatnya di Los Pekan Terangun.

Suatu ekspektasi maupun harapan besar muncul dari publik agar Kades baru mampu melakukan pembenahan dan perbaikan dalam berbagai aspek di desanya masing-masing, baik pemberdayaan, pembangunan maupun peningkatan Sumber Daya Manusianya (SDM).

Selain itu Pemerintah Desa diharapkan memberikan angin segar bagi warganya melalui program-program yang bermanfaat dan berpihak pada masyarakat terutama tentang pengembangan SDM. Karena itu Kades perlu merealisasikan janji-janji kampanye maupun program-program yang telah disampaikan kepada masyarakat.

Kami selaku pemuda Kecamatan Terangun berpesan, kepada kepala desa yang telah dilantik, hendaknya paham tugas dan wewenangnya sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2014, dan pasal-pasal yang ada di dalamnya, seperti pasal 23 dan pasal 25 UU Nomor 6 Tahun 2014, serta pasal 26 ayat 1 UU Desa tentang tugas-tugas yang harus dilakukan kepala desa. Banyak hal-hal yang perlu diperhatikan oleh kades baru, seperti melakukan inovasi program-program desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melakukan pelatihan UMKM agar menambah pendapatan asli desa dan masyarakatnya, dan masih banyak lagi PR bagi kades yang baru.

Selain itu, kades yang baru dapat menghilangkan permasalahan klasik yang biasa terjadi di kehidupan sosial, seperti kurangnya interaksi pemerintah desa dengan masyarakat, perencanaan dan penganggaran terkesan ditutup-tutupi dan mengesampingkan masyarakat desa yang berpikir kritis. Kepala desa (kades) penting memahami kondisi, sekaligus peka dalam melihat potensi yang ada di wilayah desanya. Sebagai pemimpin di pemerintahan desa, kades dapat mengoptimalkan potensi tersebut bagi kemandirian desa.

Harapan kami juga kepada masyarakat hendaknya aktif memberikan saran atau masukan yang konstruktif, karena tugas warga negara yang baik tidak hanya berakhir di bilik suara saat pemilihan, tapi terus berlanjut mengawal dan mengawasi kebijakan pemerintah, namun perlu diingat pula bahwa “Selama praktik politik uang masih berlangsung, kita tak usah berharap terlalu banyak”. Terkadang banyak asumsi tentang program unggulan Kades tak beranjak dari orientasi mengembalikan modal selama pencalonan, selebihnya pencitraan dan persiapan periode berikutnya.

Sebagai Kepala Desa jangan antikritik. Sebagai seorang pimpinan, hendaknya dapat menerima kritikan dan saran dari masyarakat demi keberhasilan kepemimpinannya.

Arah suatu keberhasilan desa akan bergantung kepada seorang pemimpin. Kesejahteraan, kualitas pelayanan, pengembangan aset, pemberdayaan masyarakat dan beberapa aspek lainnya, tergantung pada kebijakan-kebijakan yang dikeluarkannya. Iskandar Linge. ( Mahasiswa Arsitektur Unimal ).

Samsul Bahri.

News Feed