oleh

Grup Saman Rempelis mude Himagalus Tampil Dalam acara Seminar Internasional MICoMS

Lhokseumawe RADARNEWS– Grup saman Rempelis mude dari Himpunan mahasiswa Gayo Lues(HIMAGALUS) ditampilkan pada acara yang bergengsi di Lhokseumawe, dalam rangka seminar Internasional Malikulsaleh International Conference on Multidisciplinary Studies(MICoMS) di Aula Gor ACC Cunda Lhokseumawe. 26 November 2019.

Siapa yang tidak mengenal saman yang mendunia ini yang berasal dari seribu bukit Gayo Lues, Tari saman ditetapkan UNESCO sebagai Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia dalam Sidang ke-6 Komite Antar-Pemerintah untuk Pelindungan Warisan Budaya Tak benda UNESCO di Bali, 24 November 2011.

Di zaman yang serba ketergantungan media kaum milineal Gayo harus aktif melestarikan dan menjaga nama baik Kesenian saman. Dan Saman juga merupakan salah satu media untuk pencapaian pesan (dakwah). Dan sudah terbukti Tarian ini mengajarakan kekompakan dan kebersamaan di tanah perantauan ini ujar Sayuti wakil ketua Himagalus.

Dalam acara seminar Internasional tersebut dan di Hadiri oleh Suaidi selaku Wali Kota Lhokseumawe, Muhammad Thaib selaku Bupati Aceh Utara, perwakilan dosen Universitas Malikussaleh dan masih banyak perwakilan yang berpengaruh di Kota Lhokseumawe, dan mereka tercengang yang sangat menghayati saman yang ditampilkan rempelis mude tersebut ujar sayuti.

Setelah penutupan acara Wali kota Bapak Suaidi Yahya mengundang penari saman tersebut ke Pendopo Wali Kota Lhokseumawe untuk silaturahmi dan berdiskusi tentang saman.(Syukri).

News Feed