oleh

Geuchik Gampong Alue Punti Diduga Palsukan Tanda Tangan dan Stempel Tuha Peut dalam pengajuan RPJ

ACEH TIMUR RADARNEWS– Keuchik Gampong Alue Punti (SL) diduga kuat memalsukan stempel beserta tanda tangan tuha peut gampong alue punti kecamatan rantau selamat kabupaten aceh timur.

Tuha peut gampong alue punti (S) menyampaikan pada media ini 19 agustus 2020 di gampong alue punti, yang kami temui di salah satu tempat membenarkan adanya pemalsuan tanda tangan tuha peut beserta setempel tuha peut gampong alue punti, pasalnya tuha peut gampong alue punti merasa tidak pernah ada tanda tangan di LPJ ADG tahun 2019-2020,namun tuha peut gampong alue punti merasa heran dan terkejut knapa tiba-tiba di laporan pertanggung jawaban (LPJ) ada tanda tangan dan setempel beserta nama tuha peut yang berinisial (S).

Tuha peut gampong alue punti merasa keberatan dengan dipalsukanya tanda tangan yang bersangkutan sehingga tuha peut mendatangi kepala desa alue punti yang berinisial (SL) sekaligus mempertanyakan terkait dengan pemalsuan tanda tangan beserta stempel tuha peut gampong alue punti tersebut, namun kepala desa (SL) tidak bisa menjawab dengan benar lalu tuha peut bertanya kembali kepada kepala desa terkait dengan pemalsuan tanda tangan tuha peut,siapa yang telah memalsukan tanda tangan saya, kemudian kepala desa juga tidak bisa menjawab dan terakhir kepala desa menjelaskan bahwa itu pekerjaan orang kecamatan/ kabupaten katanya.

Tuha peut merasa semakin aneh dengan penjelasan kepala desa alue punti tersebut pasal nya mana ada orang kecamatan dan kabupaten yang menanda tangani Pengajuan dan LPJ pertanggung jawaban desa kita sendiri, pungkas nya.

Masyarakat gampong alue punti yang enggan di beritahu namanya menambahkan kepada media ini, terkait dengan kinerja kepala desa alue punti (SL) selama ini tidak pernah transparan dengan masyarakat dalam pengelolaan pembelanjaan anggaran desa sehingga masyarakat tidak mengetahui berapa anggaran yang di plot untuk bangunan desa dan berapa anggaran yang di keluarkan oleh Aparatur desa katanya.

Tuha peut gampong alue punti (S) menambahkan terkait dengan RAP pembelanjaan dan pertanggung jawaban kepala desa tidak pernah memberitahukan kepada tuha peut selaku TIM pemantau di lapangan dan kepala desa tidak pernah memberikan poto kopi RAP dan LPJ kepada tuha peut sehingga tuha peut tidak tau berapa anggaran dana desa yang di terima oleh bendahara desa dan berapa pula yang di salurkan oleh kepala desa, imbuhnya.

Masyarakat gampong alue punti beserta tuha peut gampong alue punti berharap kepada inspektorat aceh timur serta penegak hukum wilayah aceh timur agar dapat kiranya memanggil dan memproses hukum terkait dengan pemalsuan tanda tangan beserta setempel tuha peut gampong alue punti, sesuai dengan peraturan dan UU./Hukum yang berlaku tutup TPG Alue punti.

Liputan .SAPRIJAL

News Feed