oleh

Diduga Oknum Aparatur Pemerintahan Gampong Loot Menggunakan Ijazah Palsu

ACEH TIMUR RADARNEWS- Pradugaan Penggunaan Ijazah palsu terhadap Oknum perangkat desa di salah satu desa di Kecamatan serbajadi Kabupaten Aceh Timur, yang menjadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat kian marak menjadi sebuah sorotan publik, baik di dunia nyata maupun Media Sosial banyak yang mempertanyakan tentang aturan serta ketegasan kepala desa dalam seleksi merekrut pemilihan aparatur desa nya, yang mana dalam aspek jalur perifikasi nya mulai dari desa hingga ke kecamatan .

Kuat dugaan ljazah atas perangkat desa yang marak nya penggunaan Ijazah aspal beberapa perangkat desa, yang saat ini menjadi polemik diwilayah Kabupaten Aceh Timur, merupakan kejahatan yang sangat tidak dapat ditolerir, sebab hal tersebut merupakan tindakan melawan hukum.

Menilai ada kejanggalan yang menyolok pada Ijazah paket C Tahun 2010 yang di keluarkan atas instansi dinas kantor kementrian agama kabupaten aceh timur atas inisial (MD) 34 thn diterangkan Ijazah dikeluarkan dari hasil ujian nasional program paket C bertuliskan ijazah ini berpenghargaan sama dengan ijazah sekolah menengah atas/madrasah aliyah ,seolah-olah yayasan tersebut telah menerbitkan Ijazah padahal menurut keterangan kepala staf Jakpar S . Sos E kasi pendidikan diniyah dan pondok pasantren pada kamis 15 /5/2020 menyampaikan kepada media ini kepala kantor Kemenag Kabupaten Aceh Timur, beberapa kali memperifikasi nama tersebut tidak ada dalam data mereka serta terdaftar jelas nya .pihak Kemenag aceh timur menegaskan atas inisial tidak menerima laporan ,alias data mereka tidak terdaftar di berkas Kemenag Kabupaten aceh timur tuturnya.

Salah satu masyarakat yang tidak ingin disebutkan di media ini mengatakan bahwa perlu adanya identifikasi terkait dengan ijazah yang menyolok yang perlu di pertan nyakan keaslian nya, mengingat peraturan yang di keluarkan mentri desa. Semua aparatur pemerintahan desa memiliki ijazah minimal tamatan SMA atau sederajat sesuai yang di amanatkan dalam UUDes Mekanisme Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

Berdasarkan pasal 2 ayat (1) Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 disebutkan bahwa Perangkat Desa diangkat oleh kepala Desa dari warga Desa yang telah memenuhi persyaratan umum dan khusus. Selanjutnya pasal 2 ayat (2) Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 disebutkan bahwa Persyaratan umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1)

 

 

Berpendidikan paling rendah sekolah menengah umum atau yang sederajat;berusia 20 (dua puluh) tahun sampai dengan 42 (empat puluh dua) tahun; dihapus; memenuhi kelengkapan persyaratan administrasi.Dalam pasal 2 ayat  (3) Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 disebutkan bahwa Persyaratan khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 yaitu persyaratan yang bersifat khusus dengan memperhatikan hak asal usul dan nilai sosial budaya masyarakat setempat dan syarat lainnya.

Dalam pasal 2 ayat  (4) Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 disebutkan bahwa Persyaratan khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (3) Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 ditetapkan dalam peraturan daerah.

Demikianlah penjelasan tentang persyaratan Calon Perangkat Desa Wajib Berijazah SMU atau Yang Sederajat sebagaimana yang diatur dalam  Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian

Meminta agar aparat penegak hukum yang ada di Aceh Timur memperifikasi kembali terkait dugaan serta sangsi tegas supaya jangan terjadi pembunuhan karakter pendidikan di aceh terkhusus nya di kabupaten aceh timur,dengan tidak ada pendidikan namun menjabat dalam pemerintahan desa , dengan mudah nya terjadi penyimpangan uang negara di karenakan tidak mempunyai SDM Masyarakat meminta kepada aparat penegak hukum,Khususnya Kapolda Aceh dan Kapolres Aceh Timur agar masalah ini segera ditangani. (**)

News Feed