oleh

Diduga, Di SD Negeri Bantayan Dama Pulo Tidak Menerapkan Protokol Kesehatan 

Saat proses Belajar mengajar di SD negeri bantayan dama pulo tidak menerapkan protokol kesehatan. 

ACEH TIMUR RADARNEWS- Meski Bupati Aceh Timur, H. Hasballah HM. Thaib, SH, resmi melahirkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 32 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Perbup tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sudah di tandatangani dalam upaya mencegah dan mengendalikan wabah COVID-19

Penyampaian tersebut terangkum dalam 15 BAB serta terdapat 31pasal yang mengatur tentang kovid 19 / vorus corona”Dalam Pasal 16 ayat (1) huruf a, b dan c mengatur tentang sanksi ringan, sedang dan berat terhadap pemilik, pengelola atau penanggung jawab kegiatan usaha yang tidak melaksanakan protokol kesehatan dalam pencegahan COVID-19 akan dikenakan sanksi administratif berupa sanksi ringan, sedang dan berat.

Namun himbauan tersebut diduga tidak di indahkan di beberapa sekolah salah satu hal tersebut terjadi di sekolah dasar negeri bantayan dama pulo yang mana berdasarkan pantauan awak media ini di lapangan pada jum’at 11/9/2020 banyak siswa yang tidak menggunakan masker .

Berdasarkan hasil konfirmasi awak media ini di lapangan bersama ibu Ajijah, S.Pd selaku kepsek SD Negeri bantayan dama pulo, Ia menuturkan bahwa dari jumlah siswa keseluruhan 141 siswa serta terdapat 8 guru berstatus( PNS)serta di tambah 6 tenaga bakti.

Ia menambahkan, berdasarkan penuturan kepsek yang berhasil di himpun awak media ini di lapangan bahwa kepsek pernah memberikan masker yang disalurkan melalui dewan guru serta wali kelas.

Namun tidak semua terkafer kepada para siswa ,serta kepsek juga menambahkan bahwa pembelian masker kembali sesuai petunjuk arahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur baru sekolah akan membagikan kembali kepada siswa didik nya.

Bahkan berdasarkan amatan media ini di lapangan juga terdapat beberapa dewan guru yang tidak mengenakan masker sebagai alat pelindung diri dalam proses belajar tatap muka tersebut berlangsung bersama murid di dalam ruangan kelas .

Demi menjaga ,serta terhindar dari wabah yang saat ini sedang bergejolak di tengah kerumunan masyarakat

Sampai berita ini di tayangkan belum adanya upaya perhatian khusus dari instansi dinas pendidikan dan kebudayaan guna menindak lanjuti peraturan yang diterapkan bupati aceh timur tersebut .

Liputan SAPRIJAL

News Feed