oleh

Datangi SDN 12 Terangun, IPAMATRA Menyayangkan Kondisi Jalannya

GAYO LUES RADARNEWS-Jum,at 8 Januari 2020 segenap pengurus Ikatan Pemuda Dan Mahasiswa Kecamatan Terangun ( IPAMATRA ) mendatangi SD Negeri 12 Terangun terkait beberapa permasalahan yang sangat krusial.

Kegiatan ini langsung di sambut kepala sekolah serta beberapa guru dan tidak lupa juga Pengulu terpilih desa setempat yang turut hadir dalam kunjungan IPAMATRA tersebut.dalam pertemuan tersebut ada beberapa permasalahan yang dibicarakan seperti jalan yang rusak parah, sehingga menyulitkan siswa dan para guru untuk menyambangi sekolah tersebut, karna secara letak geografis pun sekolah SD Negeri 12 Terangun terbilang jauh dari permukiman warga.

Mustami Atraja mengatakan, kondisi jalan sepanjang empat ratus meter yang terletak di Desa Belang Kede itu kondisinya sudah hancur sejak enam tahun lalu. Tapi hingga kini belum tersentuh tangan pemerintah untuk memperbaikinya. Padahal kondisi jalan itu sangat memperihatinkan.

Inilah yang dilalui anak-anak SD itu setiap harinya, sayang kami melihatnya, sudah banyak yang jatuh disini baik murid ataupun guru nya tapi tidak juga diperbaiki dari mulai berlubang sampai jadi kubangan begini,” kata pria yang tercatat sebagai Ketua Umum IPAMATRA.

Dirinya mengaku kecewa dengan sikap pemerintah yang seolah menutup mata dengan kondisi itu. Padahal tidak sekali pihak sekolah mengadukan kondisi jalan tersebut bahkan kepala desa setempat juga sudah mengusahakan untuk perbaikan jalan menuju sekolah tersebut namun sampai detik ini belum juga terealisasi. Pihak sekolah dan kepala desa setempat sudah menempuh berbagai cara, baik melalui permohonan tertulis atau lisan ( WhatsApp ) namun pemerintah hanya memberikan janji-janji manis seperti saat mereka kampanye namun setelah dilantik mereka lupa dan bodoh amet dengan kondisi yang terjadi diluar sana dan terbukti janji itu hingga kini tak kunjung dipenuhi. Ujarnya

“Kami berharap pemerintah yang terkait baik PUPR serta beberapa pemerintah yang dianggap mampu memberikan solusi segera memperbaiki akses menuju ke sekolah itu sebelum menelan korban jiwa, jangan kesannya pemerintah menutup mata jika memang peduli dengan dunia pendidikan dan buktikan bahwa pemerintah bertanggung jawab untuk mencerdaskan anak bangsa dengan memenuhi haknya mendapatkan pendidikan yang layak. Pungkasnya Lagi

Sahbudin, pengulu Desa Blangkede, Kecamatan Terangun yang turut hadir tersebut membeberkan bahwa jalan tersebut sudah pernah di usulkan ke pihak pemerintah, namun sampai saat ini belum ada realisasi di lapangan,

Dan lanjutnya, Desa Blangkede merupakan desa persiapan yang hanya mempunyai anggaran untuk desa berkisar 300 juta bersumber dari ADK, jadi otomatis untuk anggaran sebesar itu tidak mungkin kita alokasikan untuk perbaikan jalan tersebut. Terlepas dari itu semua, kami juga sangat berharap kepada pemetintah baik itu Eksekutif atau Legislatif agar memberikan perhatian khusus untuk jalan tersebut. ujarnya, ketika memberikan sambutannya.

Jasman.SPd yang juga sebagai kepala sekolah SD Negeri 12 Terangun tersebut disela-sela sambutannya juga berharap dengan kerjasama semua pihak permasalahan ini segera diberikan solusi, ditambah kondisi sekolah yang kekurangn ruangan belajar dan Mes guru, Maka untuk itu kami sangat berharap pembangunan fasilitas ini segera di bangun demi terwujudnya visi dan misi SD Negeri 12 Terangun ini. Tutupnya

Penulis : Samsul Bahri

News Feed