oleh

Bupati Berikan Somasi Terkait Pemberitaan Fee Proyek, Ini Tanggapan Wartawan Bersangkutan Dan Narasumber

Wartawan Deliknews Ali Sadikin (Tengah) Pirman Anggota LSM LAI (Kanan)

GAYO LUES RADARNEWS– Terkait pemberitaan yang diterbitkan media online Www. deliknews.com dengan judul “LAI Biaya Proyek Menduga Di Gayo Lues Mencapai 10 Hingga 20 Persen” yang ditulis Ali Sadikin Wartawan Media Deliknews tersebut pada Jum’at 30 Agustus 2019, pukul 12:36 Wib ditanggapi Kepala Daerah setempat.

Scrensot berita

Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru melalui Kabag Humas Sekdakab Gayo Lues Drs Buniyamin berikan somasi kepada Ali Sadikin Wartawan Deliknews yang bertugas di Gayo Lues dan Firman anggota LSM Lembaga Aliansi Indonesia (LAI)

Somasi

“Dalam hal ini, kami menilai pemberitaan tersebut sangat tendensius dan tidak sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan jurnalistik, oleh karena itu kami meminta kepada saudara agar :1. Mengklarifikasi isi berita dalam media saudara dan media lainnya. 2. Membuktikan kebenaran berita tersebut. 3. Meminta maaf kepada pemerintah kabupaten Gayo Lues melalui media cetak dan online yang ada di Gayo Lues,” ujarnya, Kamis (05/09/2019).

Apabila dalam jangka waktu 2 X 24 jam terhitung mulai Jum’at 06 September 2019 somasi ini tidak ditanggapi, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues akan mengambil langkah-langkah hukum dengan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik, yakni melanggar pasal 27 ayat 3, junto pasal 45, undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE), atau langkah hukum yang diperlukan, Demikian disampaikan kabag Humas Drs Buniyamin

Menanggapi hal ini, Ali Sadikin wartawan Www Deliknews. com mengatakan, berita yang dibuatnya sudah sesuai dengan Ketentuan UU Pokok pers, memiliki narasumber yang jelas, yaitu dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

Wartawan Deliknews Ali Sadikin (Tengah)

“Jika Dalam pemberitaan ini ada yang salah Kami menerima hak jawab dari seseorang dan atau Pemerintah yang merasa dirugikan, Kami akan menerbitkan hak jawab, dan jika kami tidak menayangkan hak jawab dari yang merasa dirugikan maka yang merasa dirugikan tersebut bisa menyurati redaksi atau Dewan Pers” ujar Ali Sadikin, kepada RADARNEWS Jumat (6/9).

Wartawan Deliknews tersebut menambahkan pihaknya juga sudah melayangkan surat tentang penyelesaian pemberitaan kepada bidang Humas .” Hak jawab kami tunggu sampai ada keterangan resmi dari pihak yang keberatan dan merasa dirugikan” kata Ali Sadikin.

Menurut Ali Sadikin Dalam Undang-undang Pers tidak ada somasi untuk wartawan, yang ada hanya hak jawab, kecuali untuk LSM, ” Tidak ada kata somasi bagi wartawan, kecuali koreksi berita, ralat berita yang didahului dengan hak jawab” katanya

Jika pihak yang merasa dirugikan ingin membuat hak jawab, dirinya bersedia menerimanya, jika Hak jawab tersebut tidak dia muat maka yang diberikan somasi Redaksi Deliknews, bukan wartawannya, sebut Ali Sadikit.

Dia menghargai somasi tersebut, karena menyebut nama Bupati Gayo Lues, meskipun dalam pemberitaan yang dibuat sebelumnya tidak menyinggung nama Bupati.

Lebih lanjut disampaikan Wartawan itu, mengenai tutuntan Humas tentamg 3 poin sesuai yang tertera dalam surat somasi tersebut, tidak seharusnya dia turuti, sebap kata Ali sadikit tidak ada dibahas dalam undang-undang pokok Pers.

“Sampai saat ini saya hanya menungu hak jawab” terang Ali Sadikin.

Sementara itu, keterangan yang diperoleh dari Firman salah satu anggota Lembaga Suadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) yang sebelumnya menjadi narasumbur tentang berita menyinggung pee Proyek itu menyebutkan bahwa tidak ada yang salah dari berita itu.

“Saya tidak memponis dalam berita itu. Hanya menduga, kalau dugaan kan sah-sah saja, belum pasti kebenarannya” sebut Firman.

Dikatakan Firman tentang somasi yang dilayangkan kepadanya akan dia bicararakan dengan rekannya yang lain, sebab pernyataan yang dia keluarkan bukan atas nama peribadinya, melainkan atas nama Lembaga Aliansi Indonesia (LAI).

“Saya akan membicarakan dengan rekan yang lain tentang somasi yang diberikan kepada saya” ujarnya.

 

 

 

News Feed