oleh

Angaran Puluhan Miliyar Jembatan Pedesi-Lawe Alas Diduga Di Kerjakan Asal Jadi

Kutacane,Radarnews.com| Jembatan megah penghubung Kecamatan Lawe Alas dan Kecamatan Bambel yang digadang – gadang menjadi Icon jembatan terpanjang dan terindah di Aceh Tenggara, diduga telan anggaran puluhan miliyar dipertanyakan kualitasnya.

Hasil pantau Media Radarnews.com Kamis (25-03-2021) terlihat megah jembatan tersebut, namun terlihat belasan baut tidak terpasang Mur, pada besi pengaman dan di beberapa titik tiang penyangga jembatan terlihat juga rangka baja banyak yang berkarat.

Dalam proyek pemerintah, proses serah terima pekerjaan mencakup serah terima hasil pekerjaan pertama (PHO), kemudian masa pemeliharaan (warranty period), dan yang terakhir serah terima pekerjaan akhir (FHO) yang dilakukan oleh Kontraktor Pelaksana dan pejabat pembuat komitmen (PPK), dan jembatan penghubung Kecamatan Bambel dan Kecamatan Lawe Alas Ngkran tersebut, sudah selesai di PHO.

Namun pekerjaan jembatan tersebut terlihat belum 100 persen siap namun sudah bisa di PHO, dan terlihat jelas banyak baut murnya yang berkarat dan tidak terpasang, hal tersebut diungkapan salah satu warga yang sedang Foto Selfie di jembatan tersebut, kepada media ini.

“Koq, bisa murnya gak di pasang pada baut , apa gak di perhatikan sewaktu mengerjakan, kalau seperti itu jembatan kuat gak ya”, tambah warga.

Dan menurut Nara sumber lain yang minta nama nya di rahasiakan, kepada media ini menjelas ada Paket Kekurangan Volume Pekerjaan di antaranya,

-Divisi 3. Pekerjaan Tanah, Timbunan Biasa dan Galian dan Devisi 7. Struktur, Pasangan Batu Beton Mutu sedang fc’20 MPa, yakni.

 

Pembangunan Jembatan Lawe Alas – Ngkeran

Pelaks : PT. NISARA KARYA NUSANTARA

Nilai Pagu Rp. 17.903.859.369

Nilai Kontrak Rp. 17.699.801.000

Nomor Kontrak : 630/196.11/SPPK/ OTSUS -JBL/PUPR/V/2019

Waktu Pelaksana : 222 hari Kalender

Perubahan Kontrak Pertamanya Nomor : 630/196.11a/SPPK/OTSUS – JBL/PUPR/ 2019

Perubahan Kontrak terakhir melalui addendum Kontrak No : 630/196.11b/ SPPK/OTSUS – JBL/PUPR/V/2019

Tgl 11 Nopember 2019

 

NO BAST : 630/33/BAPPHP/OTSUS – JBT/PUPR/XII/2019

Tgl 13 Desember 2019S

P2D Terakhir 100% Nomor : 2275/SP2D/BL/BM/LS/2019

Tgl 27 Desember 2019 sebesar Rp. 884.990.050. Apakan uang tersebut sudah di kembalikan, atau gimana hal tersebut patut di pertanyakan, jelasnya.

Sementara itu Mustafa, yang selalu PPK, saat di konfirmasi di ruang kerja nya,Kamis (25-03-2021) membenarkan pekerjaan tersebut sudah siap 100 persen dan sudah selesai di PHO, mengenai baut, mur yang tidak ada dan berkarat pihaknya akan mengecek ulang dan akan memasang baut, mur tersebut serta menggati baut, mur yang berkarat, karena ini masih dalam masa perawatan, ujurnya

Lanjut Mustafa, Mengenai Kekurangan volume pekerjaan itu kan hasil telah BPK tahun 2020, dan itu sudah disetorkan ke kas negara, jumlahnya sekitar Rp. 23 juta, saya juga sudah konfirmasi ini ke Polda Aceh tahun 2020, jadi itu sudah clear. Tegas Mustafa,(Yuda)

News Feed