oleh

Amru : Ibu kota Aceh di Banda Aceh, Namun Bapak Kotanya di Medan

Buapti Gayo Lues bersama wali nangro

GAYO LUES RADARNEWS – Ibu Kota Provinsi Aceh bagi Kabupaten Gayo Lues emang ada Banda Aceh tetapi Bapak Kotanya ada di Medan. Selama ini tempat pejualan hasil bumi dan juga untuk memenuhi kebutuhan pangan Masyarakat Gayo Lues masih berpusat di Medan Sumatera Utara. Terang Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru Pada Acara sosialisasi Program Kelembagaan Wali Nanggroe di Bale Pendopo Gayo Lues Pada Senin 29/03.

Amru mengatakan selama berbagai Hasil bumi yang diproduksi oleh masyarakat Gayo Lues dijual ke pusat pasar yang ada di kota Medan, jarang sekali hasil bumi Gayo Lues yang dijual ke Banda Aceh. Semua bahan mentah hasil perkehuanan dan pertanian masyarakat Gayo Lues di produksi di Medan Sumatera Utara sebagai bahan jadi. Dampaknya dari itu semua Perekonomian masyarakat Gayo Lues condong ke Sumatera Utara.

Bupati berharap kondisi tersebut bisa menjadi perhatian Wali Nanggroe untuk memberikan masukan kepada Pemerintah Aceh agar dapat membangun indsutri-industri pengelolaan bahan baku hasil pertanian menjadi bahan jadi.

Selain itu Gayo Lues merupakan kabupaten Termiskin di Aceh hanya beda beberapa Digit dari Aceh Singkil. Kemiskinan Gayo Lues terdeteksi sejak Gayo Lues di mekarkan dari Aceh Tenggara.

Gayo Lues memiliki sumber alam yang sangat melimpah yang dapat dijadika berbagai sumber sumber energi. namun karena kondisi jalan yang belum memadai akibatnya banyak investor yang mengurungkan niatnya untuk berinvestasi.

” Kami berharap kehadiran Wali Nanggroe dapat dapat membantu mencarikan solusi guna mempercepat peningkatan ekonomi Masyarakat selain itu Kami berharap Gayo Lues bisa mendapatka kucuran dana Otonomi khusus lebih besar untuk mempercepat bangkit dari kemiskinan. Aceh akan Hebat Bila Gayo Lues menjadi Hebat” . Terang Amru.

Terkait dengan Harapan Bupati Gayo Lues Wali Nanggroe Tengku Malik Mahkud Al- Haythar mengatakan pihaknya akan melihat dahulu kondisi potensi -potensi sumber daya alam dan hasil produksi perkebunan dan pertanian yang ada di Kabupaten Gayo Lues.

Sebagai bahan masukan bagi pemerintah Aceh. Kami juga akan mendorong agar pemeritah Aceh membangun industri-industri Produk pertanian dan perkebunan serta dapat memamfaatkan sumber daya alam bagi kemaslahatan umat. Kahadiran Wali Naggroe berserta rombongan melakukan sosialisasi Program Kelembagaan Wali Nagroe kepada Masyarakat Gayo Lues.

Wali Naggroe berperan sebagai figur sentral pemersatu masyarakat Aceh yang berfungsi memberikan Nasehat, arahan, saran dan pertimbangan kepada pemerintah Aceh. Selain itu melakukan pembinaan terhadap Keormasan kelembagaan adat yang ada di Aceh. Terutama menjaga perdamaian Aceh bersama TNI dan Polri. (Yud)

News Feed