oleh

Aman Jeleha Bangun Rumah Dari Hasil Jagung

GAYO LUES RADAR NEWS- M yunus, yang akrap dipanggil Aman Jeleha, salah satu anggota kelompok tani Sara ate di Kampung Rema Baru kecamatan Kutapanjang Kabupaten Gayo Lues, bangun Rumah dari hasil Budidaya Tanaman Jagung.

Lahan milik Aman jeleha hanya seluas lebih kurang satu hektar, tanah inilah yang selama ini dikelala oleh Beliau dan keluarganya dengan cara ditanamai jagung.

Lokasi pertanian ini sebeluhmnya merupakan lokasi persawahan, akibat kesulitan mendapatkan air akirnya harus beralih fungsi menjadi lahan kering.

“Dulu sebelum saya menanam jagung, lahan ini saya tanami padi, karena  kesulitan untuk mendapatkan air, akirnya kami mengantikanya dengan komoditi jagung” Kata Aman Jeleha kapada RADAR NEWS Kamis (12/04/18).

Anggota Kelompok tani sara ate ini baru tiga kali membudidayakan tanaman jagung, semenjak sawahnya tidak bisa ditanami padi lagi. Kendati demikian
Dari hasil budidayanya inilah beliau bisa membangun rumah berukuran 5 kali 15 meter.

“bisa dibilang modal rumah yang kami bangun hampir semua dari hasil budidaya tanaman jagung, setiap panen uangnya kami tabung setelah terkumpul lalu di bangun rumah ini ” Kata Dia.

Modal untuk membangun rumah petani ini mencapai ratusan juta rupiah ” modalnya sudah lebih seratus juta, itu belum termasuk ongkos tukang” Sebut Aman Jeleha.

Bangunan tersebut belum begitu siap, Aman Jeleha berencana sekali panen jagung lagi rumahnya tersebut akan disiapkan setelah menjual hasil panen.

“Lebih kurang satu bulan lagi sudah panen, setelah itu rumah ini baru bisa disiapkan” Katanya lagi.

Selama ini yang menjadi kendala dalam budidaya pertanian bagi petani Kampung rema baru, khususnya petani jagung yaitu masalah modal “kami sering meminjam modal kepada pemilik toko penyedia sarana produksi pertanian karena kurang modal” Keluhnya.

Menurut pengakuan dari petani ini, bahwa dirinya pernah juga menerima bantuan benih jagung dari pemerintah, hanya saja kadang-kadang bantuan benih yang dia dapat kurang cocok ditanam di daerah ini.

“Dulu hasil panen saya pernah menurun karena benih yang saya tanam pemberian pemerintah kurang cocok ditanam di sini” Kata Dia.

Beliau berharap kepada pemerintah kabupaten Gayo Lues dalam hal ini Dinas Pertanian apa bila ingin memberikan Bantuan Benih kepada petani agar memberikan benih yang lebih berkualitas.(Syukri).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed