oleh

Air Mata Haru Atlet Yatim Menetes di Atas Podium

-Hukum-403.113 views
Kalimah (tengah) dengan keadaan terharu

GAYO LUES RADAR NEWS-Menetes air mata Kalimah, Atlet asal Desa Buntul Tajuk Kecamatan Blangkejeren, saat status dan namanya diumumkan sebagai juara II oleh panitia Pelaksana Lomba marathon Piala Bupati Gayo Lues yang diselenggarakan untuk memeriahkan HUT RI ke-73 Tahun 2018, pada hari Minggu 12 Agustus 2018.

“Selamat kepada Kalimah juara II lomba marathon untuk Putri, Beliau ini merupakan seorang anak yatim yang telah mampu membanggakan keluarganya” demikian cuplikan kata yang dilontarkan oleh MC seraya menunggu Bupati Kabupaten Gayo Lues membagikan hadiah kepada wanita-wanita tangguh yang sudah berdiri di atas podium termasuk salah satunya Kalimah.

Ketika disebut yatim, disitulah Kalimah meneteskan air mata, karena teringat Ayahhanda yang sudah lama menghadap sang Ilahi, namun jiwanya tetap tegar dengan bercucuran air mata.

Perjuangan Atlet yang berstatus yatim ini tidak sia-sia mengikuti lomba Marathon, meskipun hanya mampu meraih juara II. Hal ini tentu tidak terlepas dari do’a seorang ibu yang telah membesarkannya.

Kalimah usai dikonfirmasi

Saat dikonfirmasi, seusai dirinya menerima hadiah dari panitia yang langsung diberikan oleh Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru, Putri asal Buntul Tajuk ini cukup bangga meskipun tidak bisa meraih juara satu.

“Alhamdulillah meskipun hanya mendapat juara dua” ucap kalimah sambil menggenggam piala di tangan kanannya.

Dikatakannya lagi, meskipun dia sempat menagis diatas podium, itu karena dia rindu sang ayang yang sudah belasanan tahun telah tiada. Disaat seperti ini seharusnya dirinya disaksikan oleh seorang ayah atas prestasi yang dia peroleh selayaknya atlet lain yang masih memiliki kedua orang tua.

“Saya ditinggalkan Ayah ketika masih berumur 2 (dua) tahun, sekarang saya sudah menduduki bangku sekolah kelas III (tiga) SMP, kira-kira umur saat ini sudah 14 tahun” katanya.

Selama hidup Kalimah tidak pernah mengingat kasih sayang dari seorang ayah. Kini Atlet Muda ini tinggal bersama ketiga saudaranya yang dirawat dan dibesarkan oleh seorang ibu yang bernama Amidiah.

“Hadiah yang saya peroleh akan saya tabung untuk biaya sekolah, separuhnya akan saya berikan kepada Ibu untuk tambah-tambahan belanja dirumah” katanya dengan wajah kelelehan.(Syukri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed