oleh

Ada 6 Hal Yang Ditekankan Bupati Amru Pada Apel Siaga Bencana

Bupati Gayo Lues saat meenjadi Inspektur Upacara

Gayo Lues Radarnews– Dalam rangka menindaklanjuti Surat Mendagri Nomor : 360/14279/SJ tanggal 30 Desember 2019 : Antisipasi Menghadapi Gerakan Tanah Longsor dan Banjir serta adanya infomasi terkini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait waspada Potensi Cuaca Ekstrem, Pemkab Gayo Lues menggelar Apel Siaga Bencana di lapangan Pancasila Jum’at(10/01/2020).

Dalam apel tersebut Bupati Gayo Lues H.Amru yang bertindak selaku inspektur menekankan 6 ( enam) poin :

1. Membentuk posko kesiapsiagaan Pemerintah Daerah dan melakukan pemantauan secara cermat terhadap infomasi cuaca dan/atau peringatan dini dan’ BMKG, BNPB dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi untuk mengetahui perkembangan situasi terkini.

2.Menyiagakan seluruh aparatur Pemerintah Daerah dan mengkoordinasikan dengan TNI, POLRI, Instansi Vertikal di Daerah dan relawan siaga bencana serta unsur masyarakat lainnya.

3.Menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam rangka siaga banjir/longsor dan risiko akibat bencana lainnya.

4.Mengalokasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang cukup dan siap digunakan setiap saat dalam keadaan darurat bencana.

5.Menyebarluaskan informasi potensi bencana kepada masyarakat setempat melalui berbagai saluran informasi seluas-luasnya.

6.Mengkoordinasikan proses kesiapsiagaan, penyelamatan dan evakuasi apabila terjadi kondisi darurat serta mengaktifkan rencana kontinjensi yang disusun jika terjadi tanggap darurat.

H.Amru juga menghimbau ” mengingat Gayo Lues merupakan wilayah datran tinggi yang sangat berpotensi terjadi bencana alam seperti tanah longsor longsor ,dan banjir. Dari pada itu sebagai pemerintah kita harus siapsiaga untuk menghadapi segala ancaman yang bisa terjadi di Negeri Seribu Bulit ini.”Ungkapnya

Tambah H. Amru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam hal ini harus menjadi garda terdepan dalam menghadapi dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada untuk menghadapi kemungkinan teriadinya bencana tersebut.

“Kami harap kepada seluruh pemangku kepentingan di negeri Seribu Hafis untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi yang telah terbangun selama ini. Terlebih ketika terjadi bencana, semua pihak harus saling bahu membahu, Khusus kepada Camat agar dapat mensosialisasikan penanganan Siaga Bencana kepada para Penghulu di setiap Kampung”. Tutup H.Amru(Edi)

News Feed