oleh

Iseng Main Judi, Kepala Sekolah Dibui

GAYO LUES RADAR NEWS-Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Sebut saja namanya Pak Gegoyong, kini harus mendekam di sel tahana Polres Gayo Lues, bukan PNS biasa, namun Pak Gegoyong ini merupakan seorang Kepala Sekolah Dasar (SD) disalah satu sekolah di Kabupaten Gayo Lues.

Beliau sebelumnya ditangkap bersama beberapa rekanya karena
terlibat kasus Maisar (Perjudian) di kampung badak kecamatan Dabun Gelang Kabupaten Gayo Lues tepatnya pada tanggal 10 April 2018. sekitar jam 16:0 wib.

Saat ini kasus yang menjerat Kepala sekolah bersama rekan-rekanya yang lain, masih dalam penaganan Reskrim Polres Gayo Lues, sampai nantinya diserahkan kepada kejaksaan negeri blangkejeren hingga waktu yang belum ditentukan.

Ketika pihak Polres Gayo Lues tersebut melakukan pers release bersama puluhan wartawan dari berbagai media, baik media Online atau media cetak di ruang Aula Mako Polres Gayo Lues jum’at (13/04/18), Kepsek ini sempat diwancarai.

Dari pernyataan tersangka maisar tersebut, bahwa dirinya tidak mengakui bermain judi sungguhan, tapi hanya Iseng, dan katanya dia main biliyar cuman membeli koin senilai Rp 10.000.

Saat kasat Redkrim Polres Gayo Lues Iptu Eko Randi Oktama S.H langsung bertanya kepada tersangka di depan Para wartawan di aula Polres tersebut tentang alasan kenapa Kepala Sekolah itu main judi, dia menjawab bahwa dirinya tidak melakukan judi.

“Saya tidak main judi, karena saya main biliyarnya sama adik saya” Kepala sekolah itu mengatakan dengan nada yang sedikit keras serta posisi membelakangi para jurnalis ketika itu.

Sepertinya tidak ada keiklasan hati dari Pak Gegoyong itu, karena dirinya sudah di tangkap dan ditahan oleh pihak kepolisian, dilihat dari sikap dia ketika dihadirkan pada acara Pers relrase itu, seperinya Menurut tenaga pendidik ini kesalahanya tidak begitu besar.

Akibat dari perbuatan kepala Sekolah ini sangat berdampak terhadap masa depan anak didiknya, karena dalam waktu dekat disekolah yang dia pimpin juga akan menghadapi Ujian Nasional, sementara yang menanda tangani Ijazah adalah kepala sekolah.

Terkait masalah ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues Anuar Spd MAP, mengatakan bahwa,
Sambil menunggu perkembangan proses diri pihak penegak hukum, terkait kasus yang menimpa Kepsek itu dirinya akan Minta petunjuk kepada atasanya.

“Ujian nasional  sudah dekat dan yang menandatangani Ijazah adalah kepala Sekolah, saya akan minta petunjuk dari atasan” Ujar Anuar Spd MAP.(Syukri).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed