oleh

Gayo Lues Ditawarkan Tanam Ribuan Hektar Padi Darat

Poto Bersma usai sosialisasi CPCL petani padi Darat di Aula Dinas Pertanian Gayo Lues

GAYO LUES RADARNEWS- Tahun ini, Direktorat Jendral (Dirjen)Tanaman Pangan dari Kementrian Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI) menawarkan kepada pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui Dinas Pertanian setempat untuk mengajak petani Gayo Lues membudidayakan tanaman padi darat/padi Gogo.

Luas lahan yang ditawarkan untuk dibudidayakan tanaman pangan tersebut mencapai seluas 4.000 hektar yang akan tersebar diseluruh kecamatan se Kabupaten Gayo Lues. Untuk Sarana Produksi (Saprodi) khususnya benih akan dibantu oleh Pemerintah Pusat dengan sumber dana APBN.

Rencana ini dibahas dalam rapat koordinasi tentang Calon Petani Calon Lahan (CPCL) antara Pihak Dinas Pertanian Gayo Lues dengan utusan Dirjen Tanaman Pangan Ibu Tantri, dan utusan Badan Penelitian Tanaman Pangan (BPTP) Provinsi Aceh, Bapak Mirza, di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues, Kamis (11/07).

Walaupun selama ini Aceh Surplus Beras termasuk Kabupaten Gayo Lues, namun pemerintah pusat melalui Mentan RI terus berupaya menggenjot Provensi Aceh untuk terus menyumbang hasil produksi padi guna untuk menutupi kekurangan pangan di daerah lain khususnya dalam wilayah kesatuan Republik Indonesia.

Melalui program Nasional UPSUS ini, Mentan berharap, Gayo Lues mau berperan serta menjaga kedaulatan pangan. Perjuangan Aceh sangat dibutuhkan demi kepentingan bersama rakyat indonesia, dengan salah satu alasan itu Negri Seribu Bukit ini ditunjuk sebagai salah satu kabupaten melaksanakan program Nasional tersebut.

Alasan lain, seiring dengan perkembangan penduduk secara Nasional tentu akan berdampak terhadap luas lahan sawah, lahan sawah tersebut semakin lama semakan berkurang lantaran dijadikan sebagai lokasi pemukiman warga, dengan demikin padi darat perlu dikembangkan.

Dalam waktu Dekat Dinas Pertanian dituntut agar segera membuat CPCL dari daerah yang berpotensi untuk budidaya padi darat, data tersebut akan dikumpulkan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari wilayah kerja mereka masing-masing dan akan dikirim ke Pusat melalui bidang tanaman pangan.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pertanian Gayo Lues Jakaria. S.Hut MP melalui Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan Saipul Azhari SST menuturkan,
Pihaknya menyambut baik program yang ditawarkan oleh pemerintah pusat, namun demikin dia belum bisa memastikan tawaran seluas 4.000 hektar akan ditampung semuanya.

“Kita sangat mendukung program ini, namun luas yang akan kita tanam padi gogo di Gayo Lues belum bisa kita pastikan, tergantung CPCL yang diajukan oleh para petani melalui PPL” sebut Kabid Saipul Azhari.

Ditambahkan, pihaknya akan berupaya mengajak petani Gayo Lues menanam padi gogo terutama pada lahan terlantar dan lahan bekas sawah yang tidak bisa di airi lagi. ” Kami berharap nantinya para petani mau menanam padi darat dilahan yang berpotensi ditanami tanaman ini terutama lahan kosong” tandas Saipul.

Tidak hanya bisa meningkatkan ketahanan pangan, program ini bisa meningkatkan penghasilan para petani. Saipul Azhari mengusulkan benih yang akan ditanam di Gayo lues tanaman padi darat yang berumur 4 hinga 5 bulan setelah tanam sudah bisa panen. (Syukri).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed