oleh

Disela Pelantikan Bupati Sarkawi, Bupati Amru Diusulkan membagun Museum Di Gayo Lues

BENER MERIAH RADARNEWS
Disela sela kesibukannya sebagai orang nomor 1 di negeri seribu  bukit Kabupaten Gayo Lues. H. Muhammad Amru masih menyempatkan diri untuk hadir memenuhi undangan Pemkab Bener Meriah dalam rangka pelantikan Bupati Bener Meriah Sarkawi yang berlangsung di ruang paripurna DPRK Bener Meriah. Selasa (30/04).

Kehadiran H.Muhammad Amru didampingi Prof. Abu Bakar Karim, wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus. SKM, beserta sejumlah mantan pejabat Kabupaten Bener Meriah, setidaknya telah memberikan nuansa kekerabatan tersendiri akan kentalnya darah “Serinen” dalam kontek budaya dan tradisi sebagai orang Gayo.

Seusai acara pelantikan, salah seorang tokoh masyarakat berdarah Gayo Lues Win Pining (40) langsung bergegas  untuk menemui Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru, selanjutnya Win yang aktip juga sebagai Jurnalis juga mengusulkan kepada Bupati Muhammad Amru untuk mempertimbangkan untuk membuat sebuah museum besar di Kabupaten Gayo lues.

Menurut Win Pining selurut aset menyangkut peradaban Gayo, serta benda pusaka yang tercecer dapat disatukan kembali,  disamping sebagai bahan edukasi bagi para pelajar, juga nantinya sebagai daya tarik wisata Kabupaten Gayo lues. Selain itu akan ada catatan sejarah tentang garis keturunan yang punya kedekatan historis dengan Gayo Lues,  lewat sejumlah nama kampung yang tersebar di beberapa kabupaten lain. Karena menurut Win Pining,  sejarah mencatat berdasarkan pengakuan Belanda, bahwa orang Gayo adalah bangsa pemberani di dunia.

Catatan kelam ekspedesi Van Daeland ke Gayo Lues telah menorehkan luka, darah harta bahkan ribuan nyawa dari para suhada di Kabupaten Gayo lues. akan kah itu hanya sebatas dongeng dalam catatan sejarah yang hilang.

Saman adalah warisan budaya yang telah di akui oleh dunia, dan sangat di sayangkan jika semua itu tidak dapat di pusatkan dalam satu tempat sebagai ruang keagungan negeri yang punya latar belakang sejarah peradaban Islam, yang siap tampil kapan di perlukan.

Keberadaan Gunung Louser yang merupakan paru paru dunia beserta keberadaan ekosistemnya, adalah aset yang tak ternilai harganya. Akankah generasi yang akan datang hanya bisa mendengarkan cerita fiksi akan kehebatan tanah leluhurnya, sementara ketika kita berjalan di alam realita semua berujung pada halusinasi sejarah yang tak terdudukan dalam satu wadah seperti adanya komplek Umah Pitu Ruang di taman kemegahan Museum Negeri Gayo Lues.

Terlepas itu semua adalah opini dari Win Pining,  setidaknya itulah obsesi dan keinginan sebagai jati diri Gayo Lues dan layak untuk di pertimbangkan. Karena menurut Win Pining Keberadaan Museum tersebut merupakan daya tarik tersendiri bagi Kabupaten Gayo Lues,  kelak. Pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed