oleh

Diklat PIM Tingkat IV Ditutup

RADARNEWS,BLANGKEJEREN – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Gayo Lues tutup acara Diklat kepemimpinan tingkat IV angkatan III pola kemitraan BPSDM Aceh BKPSDM Gayo Lues Tahun 2019 yang diikuti 40 peserta di Wisma Pondok Indah Porang, Blangkejeren, (09/07/2019).

Acara penutupan tersebut mengusung tema, Dengan Berakhirnya Diklat PIM Tingkat IV Angkatan III Kita Wujudkan Pemimpin Perubahan yang Disiplin, Inovatif dan Berintegritas Tinggi Menuju Gayo Lues Hebat.

Sekretaris BKPSDM, Amiruddin dalam laporan menerangkan, tujuan penyelenggaraan Diklatpim tingkat IV untuk membentuk kompetensi kepemimpinan operasional dan membentuk pemimpin perubahan pada pejabat struktural pengawas yang akan berperan dan melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan di instansi masing-masing.

Sementara pelaksanaan Diklatpim tingkat IV angkatan ke III dilaksanakan selama seratus lima hari (105), dimulai pada 21 Maret 2019 sampai dengan 09 Juli 2019 dengan system on/off campus, terdiri dari tiga puluh delapan hari (38) on campus (klasikal), dan enam puluh tujuh hari (67) off campus (non klasikal) atau berada di instansi masing-masing.

“Peserta Diklatpim tingkat IV berjumlah 40 orang dari 25 instansi yang terdiri dari 24 peserta laki-laki dan 16 peserta perempuan. Ada pun narasumber berasal dari Direktur Diklat BPSDM Aceh, Widiyaiswara dari BPSDM Aceh, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dan tokoh masyarakat Gayo Lues. Untuk metode pembelajaran membahas materi, diskusi, tanya jawab dan latihan,” tandasnya.

Bupati Gayo Lues, diwakili Asisten III, Ir. Bambang Waluyo dalam sambutannya mengatakan, para peserta yang telah lulus mengikuti Diklat PIM Tingkat IV Angkatan III harus mampu menjadi agen perubahan ditempat kerja masing-masing agar postur manajemen dan kualitas SDM serta pelayanan publik dilingkungan pemerintah kabupaten Gayo Lues semakin memberi warna dalam perubahan mindset aparatur disemua tingkatan dan strata kepemimpinan ke arah yang lebih disiplin, profesional dan tentunya mampu meningkatkan citra aparatur pemerintah yang selama ini dianggap lamban oleh masyarakat menjadi semakin produktif dengan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dalam semua bentuk pelayanan. Salah satu indikator keberhasilan dalam pelayanan publik mana kala keluhan masyarakat terhadap kinerja aparatur pemerintah semakin berkurang.

“Sebagai pejabat pengawas dilingkungan kerja masing-masing diharapkan saudara tidak alergi dengan kritik dan saran dari masyarakat, saudara harus memiliki kepekaan yang tinggi terhadap kebutuhan masyarakat dan segera merespon dengan kinerja yang profesional sesuai standar dan prosedur yang ada di instansi masing-masing. Selanjutnya kompetisi yang dibangun pada Diklat IV adalah kompetisi kepemimpinan operasional yaitu kemampuan membuat perencanaan kegiatan instansi dan memimpin keberhasilan implementasi pelaksanaan kegiatan tersebut,” ujarnya.

Asisten III berharap dengan tambahan wawasan dan pengetahuan yang diperoleh peserta Diklat, dapat di implementasikan dalam pelaksanaan tugas masing-masing dan fungsi sebagai aparatur pemerintah, dan para peserta dapat lebih mampu meningkatkan kinerja secara optimal terutama dalam melayani kepentingan masyarakat dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS yang baik untuk menuju Gayo Lues yang lebih baik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed